Come Together Part I: Yogyakarta

Hoi Polloy membuat fitur Come Together satu di antara banyak tujuannya adalah untuk mengumpulkan berbagai macam kegiatan menyenangkan. Terlebih, kita tahu sendiri pandemi berbulan-bulan membuat produktivitas hanya berkutat di dalam rumah. Beberapa lama, kami sempat berpikir rencana ini akan mandek di tengah jalan, sebab kami tak melihat adanya progres yang signifikan.

Lalu kemudian datanglah kabar dari kolega di Yogyakarta. Mereka bilang bahwa ada tempat di sekitaran Wonosari yang memiliki potensi untuk dijelajahi. Kami menduga-duga daftar panjang destinasi, hingga pada akhirnya Mas Fonda, kolega kami di Yogya itu, mengirimkan foto sampel tempat tersebut.

Mas Fonda bersama kawan-kawannya menaiki Truck; dua di depan dan sisanya memilih tempat terbuka di belakang mobil. Cukup banyak barang dan peralatan yang mereka bawa; sebut saja joran pancing, papan surf, logistik, dan berbagai macam tools lainnya. Sesampainya di sana, tanpa pikir panjang mereka langsung menyiapkan sejumlah perlengkapan dan peralatan tersebut.

Kalian tahu, kerinduan kepada dunia luar, terlebih kepada alam terbuka, sama seperti kerinduan para kaum pendatang kepada kampung halaman. Sekiranya itu pesan tersembunyi yang kami tangkap saat melihat deretan foto dan video pendek dari kolega di Yogyakarta. Maka itulah, kami maktubkan deretan kesenangan tersebut di jurnal ini:

Pandemi memang belum berakhir, kami tahu itu. Namun, tak ada salahnya mengunjungi beberapa tempat atau destinasi semata-mata untuk singgah sebentar, bercengkerama secara langsung tanpa dibatasi layar gadget, dan menceritakan hal apa pun; yang baik maupun yang buruk.

Ingin tahu kegiatan menyenangkan selanjutnya bersama Hoi Polloy? Segera kunjungi jurnal Come Together dan ikuti komandonya 🙂

Share:

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *